Cari Blog Ini

Kamis, 12 Oktober 2017

[ASAL CORET] Bahasa Arin: esɨga itelamä


Coretan yang saya buat di atas terdiri dari empat kata: es, ɨga, itel, äma. Masing-masing berarti:
es : Tuhan/Dewa; Langit
ɨga : Enam
itel : Pintu
amä : Ibu

Kata-kata tersebut saya ambil dari lema Bahasa Arin. Apa itu Bahasa Arin?

Bahasa Arin adalah bahasa orang-orang Yeniseia yang digunakan di Rusia di daerah sepanjang Sungai Yenisei di antara Yeniseysk dan Krasnoyarsk. Bahasa ini digolongkan sebagai bahasa Yeniseia Selatan, bersama bahasa Kott dan Assan.
Diyakini bahwa istilah Ar atau Ara digunakan oleh penutur bahasa Arin untuk menyebut diri mereka sendiri. Bahasa ini telah punah pada sekitar abad 18. Penggunaan bahasa Arin kebanyakan telah digantikan dengan bahasa Chulym Turkic, Xakas(atau bahasa Rusia).


EPILOG
Benjamin Franklin, muncul dari cermin
Bawa pena setinggi kepala, berhiaskan Bahasa Arin
Gambar kotak-kotak berangka, lukiskan magic square raksasa
Goresan berhenti, belum jadi ia ijin minta jeda
“Permisi,” ujarnya “Ada janji dengan teman seanggota.”
Di atas adalah potongan bait sajak saya berjudul "INISIASI, Sebuah Sajak Filsafat". Bila tertarik membaca sajak lengkap sekaligus penjelasan maknanya, bisa klik tautan ini: INISIASI, Sebuah Sajak Filsafat

Saya juga menulis cerita pendek berjudul "Kotak di Menara Hanoi yang Tak Boleh Dibuka" yang mengikutkan kreasi dari bahasa Arin ini. Cerita pendek tersebut bisa dibaca di situs bacabukumu.id

Sumber referensi:
[1] Wikipedia
[2] (Current Issues in Linguistic Theory 262) Edward J. Vajda (Ed.)-Languages and Prehistory of Central Siberia-John Benjamins Publishing Company (2004)

2 komentar: