![]() |
| Pin Freemasonry di dalam Proposisi Euklides I.47. Sumber: masonicsales.storenvy.com |
Mari lihat juga cipta-anggitan RK Awan yang lain, di situs KaryaKarsa, Noveltoon, dll. Link ada di sidebar kanan 🡾
Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 13 Juli 2019
Proposisi Euclid I.47: Segitiga Lambang Freemasonry
Bapak Geometri Euklides(Euclid) yang Misterius & Euclid’s Elements
Euklides Sang
Misterius
![]() |
| Patung Euclid di Oxford University Museum of Natural History. Sumber gambar: flikr.com |
[**Baca juga entri lain di blog ini tentang Euclid: "Proposisi Euclid I.47: Segitiga Freemasonry" ; "Eksperimen Potong Kertas Proposisi Euklides I.47" ; "Pembuktian Matematika dan Q.E.D. (Quod Erat Demonstrandum)"**]
Jumat, 12 Juli 2019
Eksperimen Potong Kertas Proposisi Euklides I.47
Ini adalah percobaan sederhana
–atau boleh disebut juga kegiatan iseng– yang saya lakukan untuk menunjukkan
pembuktian proposisi nomor 47 pada Buku I Elemen Euklides.
[**Tulisan lebih lanjut tentang proposisi I.47 dan Euklides dapat anda baca pada entri-entri berikut ini: "Proposisi Euclid I.47: Segitiga Freemasonry"; "Bapak Geometri Euklides(Euclid) yang Misterius & Euclid's Element"; "Pembuktian Matematika dan Q.E.D. (Quod Erat Demonstrandum)"**]
[**Tulisan lebih lanjut tentang proposisi I.47 dan Euklides dapat anda baca pada entri-entri berikut ini: "Proposisi Euclid I.47: Segitiga Freemasonry"; "Bapak Geometri Euklides(Euclid) yang Misterius & Euclid's Element"; "Pembuktian Matematika dan Q.E.D. (Quod Erat Demonstrandum)"**]
Pembuktian Matematika dan Q.E.D. (Quod Erat Demonstrandum)
Dalam matematika, bukti
adalah serangkaian
argumen logis yang menjelaskan kebenaran suatu pernyataan, di mana argumen-argumen tersebut dapat berasal dari premis pernyataan itu sendiri, teorema-teorema
lainnya, definisi, dan akhirnya dapat berasal dari postulat dimana sistem
matematika tersebut berasal.
Pembuktian
matematika dapat
didefinisikan sebagai sebuah demonstrasi yang meyakinkan atas rumus, teorema
itu benar, dengan bantuan logika dan matematika.
Senin, 01 Juli 2019
Istilah Matriks dalam Matematika Berasal dari Kata "Rahim"
| Coba baca huruf-huruf di atas :) |
Minggu, 02 Juni 2019
René Descartes (Pencipta Koordinat Kartesius) di Antara Konflik Agama & Negara Eropa
Mendengar kata matematikawan, apa yang
muncul di pikiran anda? Mungkin: “Seseorang dengan tampang culun dan tak
menarik, menghabiskan waktunya di ruangan yang penuh dengan buku dan catatan hitungan.
Seseorang yang kisah hidupnya membosankan untuk disimak, sama membosankannya bila
harus mendalami ilmu matematika itu sendiri.”
Boleh jadi, demikianlah pandangan
banyak orang. Ditambah dengan pelajaran semasa sekolah yang jarang –atau
mungkin tidak pernah– menyinggung riwayat matematikawan, menyebabkan orang belum
tahu bila ternyata ada beberapa matematikawan dengan lika-liku hidup yang menarik
untuk disimak. Salah satunya adalah René Descartes.
Rabu, 22 Mei 2019
Bukan Hanya Golden Ratio, Silver Ratio Juga Ada
| Golden spiral (kiri) dan silver spiral (kanan). Sumber gambar: wikimedia.org |
Rabu, 16 Agustus 2017
Menara Hanoi dan Dunia yang Akan Berakhir Dalam 584,5 Miliar Tahun
Apa itu Menara Hanoi atau Tower of Hanoi? Menara Hanoi adalah sebuah teka-teki
atau permainan matematis. Permainan ini terdiri dari tiga tiang dan sejumlah
cakram/cincin dengan ukuran berbeda-beda. Cakram-cakram tersebut bisa
dimasukkan ke tiang mana saja, namun cakram yang ditempatkan di atas harus
lebih kecil dibanding cakram di bawahnya. Pada awalnya, cakram-cakram tertumpuk
rapi di salah satu tiang, urut dari bawah cakram terbesar, sampai paling atas
adalah cakram terkecil, sehingga berbentuk seperti kerucut.
Senin, 24 Juli 2017
[REVIEW] Ensiklopedi Matematika dan Kesadaran yang Terlambat
Judul : Ensiklopedi Matematika
Penulis : Abdul Halim Fathani
Penerbit : Ar-Ruzz Media
ISBN13 : 979-25-3378-x
Paperback, 540 halaman
Matematika, saya
memiliki “hubungan” yang berubah-ubah terhadap hal yang satu ini. Pada tingkat
SD hingga SMP awal, matematika bukanlah suatu hal (baca:pelajaran) yang tidak
saya sukai. Saya boleh dibilang cukup “menerima” keberadaan matematika, tak
sedikit saya mengutak-atik angka-angka untuk mendapat suatu penyelesaian. Tapi, utak-atik itu untuk soal dari mata pelajaran saja, di lain itu, saya tak pernah mencoba untuk bereksplorasi lebih lanjut. Hal tersebut lebih didasari karena: saya wajib menyelesaikan semua mata
pelajaran –salah satunya, tentu,
matematika – dengan sebaik-baiknya, mendapat prestasi akademik yang memuaskan
sehingga bisa menyenangkan orangtua.
Langganan:
Postingan (Atom)



