![]() |
Halaman judul Novum Organum karya Sir Francis Bacon, sumber gambar: Wikimedia |
Novum Organum Scientarium, atau bisa disebut Novum Organum, adalah sebuah buku karya Sir Francis Bacon(1561-1626), seorang filsuf, penulis, dan negarawan Inggris, viscount St.Alban pertama. Buku ini dipublikasikan pada tahun 1620. Nama "Novum Organum Scientarium" merupakan bahasa Latin yang berarti Instrumen Sains Baru.
Kata “Organum” sendiri mengambil referensi dari karya Aristoteles yang berjudul Organon. Organon dalam bahasa Yunani sendiri berarti instrumen, alat, atau perkakas untuk membuat atau mengerjakan sesuatu. Organon merupakan sebutan untuk enam karya Aristoteles, yang mengandung makna bahwa logika tidak dianggap sebagai suatu tujuan pada dirinya sendiri, namun sebagai alat yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan filosofis. Nama Organon sendiri diberikan oleh para pengikut Aristoteles, penganut Mazhab Peripatetik.
[**Baca juga entri tentang Organon dan karya Aristoteles lainnya: Kaum Stoa penganut Stoisisme: Pengguna Istilah “Logika” Pertama Kali; Review Puitika karya Aristoteles**]
[**Baca juga entri tentang Organon dan karya Aristoteles lainnya: Kaum Stoa penganut Stoisisme: Pengguna Istilah “Logika” Pertama Kali; Review Puitika karya Aristoteles**]
![]() |
Halaman judul Instauratio Magna, sumber gambar: Williameamon.com |
Novum Organum adalah karya yang merupakan risalah tentang logika dan silogisme. Dalam buku ini, Sir Francis Bacon menuliskan sebuah sistem logika yang ia yakini sebagai sistem yang lebih baik dari metode lama silogisme, metode yang kemudian dikenal sebagai metode Bacon atau Baconian method. Bagi Sir Francis Bacon, mencari esensi dari sesuatu adalah proses sederhana dari reduksi, dan praktek pembuktian melalui induksi. Metode Bacon tidak mempunyai pengaruh yang lama, nama meskipun begitu atas ide tentang pentingnya dan kemungkinan metodologi skeptikal, Sir Francis Bacon sendiri menjadi tokoh penting dalam sejarah metode saintifik.
Beberapa ahli menduga halaman judul Novum Organum sedikit meniru buku karya seorang kartografer Spanyol bernama Andrés García de Céspedes yang berjudul Regimiento de Navegación, yang terbit di Madrid pada tahun 1606. Tidak mengherankan sebenarnya, karena selama abad 16, Inggris banyak terpengaruh oleh pencapaian militer dan teknik Spanyol. Regimiento sendiri adalah buku yang isinya lebih praktikal daripada karya filosofis seperti Novum Organum.
![]() |
Regimiento de Navegación, sumber gambar: williameamon.com |
Di halaman judul Novum Organum, tercantum kalimat berbasa Latin yang diambil dari Tanakh, dari bagian Kitab Daniel 12:4 yang berbunyi: "Multi pertransibunt & augebitur scientia". Arti kalimat itu adalah: "Banyak orang yang akan pergi ke sana ke mari dan pengetahuan akan berkembang". Selain itu ditampilkan kapal galeon (dalam Bahasa Indonesia disebut galiung) yang melintasi pilar-pilar mistik: Dua Pilar Herkules. Dalam Regimiento de Navegación, juga ditampilkan kapal yang melintasi dua Pilar tersebut. Bedanya, di karya Andrés García terdapat pita dengan tulisan “Plus Ultra.”
Apa itu Pilar Herkules?
![]() |
Batu Gibraltar, sumber gambar: wikimapia.org |
Columne Ercole dalam Tabula Peutingeriana, sumber gambar: wikimedia |
Menurut catatan Plato, dunia yang hilang Atlantis terletak di antara Pilar-pilar Herkules, menyimbolkan Atlantis terletak di tempat yang asing –tak diketahui. Dalam tradisi Renaissance, dikatakan bahwa di pilar-pilar ini terdapat peringatan ‘Ne plus ultra/Non plus ultra’, yang berarti ‘Tidak ada yang lebih dari ini.’
Kembali ke istilah Plus Ultra yang digunakan dalam Regimiento de Navegación, dapat diartikan bahwa istilah tersebut berarti "melintas lebih jauh" atau "melewati batas yang telah ada". Meski istilah Plus Ultra tidak digunakan dalam Instauratio Magna atau Novum Organum, istilah tersebut digunakan sebagi moto pribadi Sir Francis Bacon. Selain Sir Francis Bacon, Kaisar Romawi Suci Karl V juga menggunakan Plus Ultra sebagai moto pribadinya, setelah ditemukannya "New World" oleh Christopher Colombus. Moto yang digunakan Karl V tersebut mengandung makna metafora akan anjuran untuk berani mengambil resiko dan mau berjuang demi keunggulan.
Kembali ke istilah Plus Ultra yang digunakan dalam Regimiento de Navegación, dapat diartikan bahwa istilah tersebut berarti "melintas lebih jauh" atau "melewati batas yang telah ada". Meski istilah Plus Ultra tidak digunakan dalam Instauratio Magna atau Novum Organum, istilah tersebut digunakan sebagi moto pribadi Sir Francis Bacon. Selain Sir Francis Bacon, Kaisar Romawi Suci Karl V juga menggunakan Plus Ultra sebagai moto pribadinya, setelah ditemukannya "New World" oleh Christopher Colombus. Moto yang digunakan Karl V tersebut mengandung makna metafora akan anjuran untuk berani mengambil resiko dan mau berjuang demi keunggulan.
Melewati Pilar-Pilar Herkules, Menuju Dunia Baru
Pilar Herkules, sebagai batas antara lautan Mediterania menuju Samudera Atlantik, telah dilewati para pelaut Iberia –lalu para pelaut Eropa lain– untuk menuju Dunia Baru, membuka babak baru eksplorasi. Dunia Baru sendiri adalah istilah yang meruujuk pada bagian bumi belahan barat, khususnya benua Amerika Utara dan Selatan serta kepulauan di sekitarnya. Layaknya pelayaran ke Dunia Baru, Sir Francis Bacon berharap bahwa investigasi empiris akan membawa dunia dari ide-ide sains kuno menuju pengetahuan dan pemahaman yang lebih akan ‘world and heavens’.
Epilog
Dua Pilar Herkules. Plus Ultra. Dua hal itu telah dipakai pada logo salah satu tim nasional sepakbola terkuat di dunia. Timnas Spanyol.
________________________
Sumber referansi:
![]() |
Logo timnas Spanyol, sumber gambar: wikimedia.org |
________________________
Sumber referansi:
[1] "Iberian Science in the Renaissance: Ignored How Much Longer?" karya Jorge Cañizares-Esguerra. 2004. Perspectives on Science. Massachusetts Institute of Technology
[2] williameamon.com
[3] en.wikipedia.org/wiki/Francis_Bacon
[4] en.wikipedia.org/wiki/Novum_Organum
[5] en.wikipedia.org/wiki/Pillars_of_Hercules
[2] williameamon.com
[3] en.wikipedia.org/wiki/Francis_Bacon
[4] en.wikipedia.org/wiki/Novum_Organum
[5] en.wikipedia.org/wiki/Pillars_of_Hercules
Tiada banyak kata yang ingin saya katakan disisni, selain-kecuali bahwah PERJALAN BANGSA-BANGSA DI DUNIA SUNGGIH SANGAT LUAR BIASA. Dan disini pula saya ucapkan terimakasih kepada mas RK Awan, atas informasi melalui blog ini
BalasHapusTerimakasih atas kunjungannya dan apresiasi untuk blog ini. Saya senang bisa berbagi informasi. :)
HapusSalam kenal,Mas Awan. Saya Rahmad Widada, peminat sejarah &filsafat. Saya senang menemukan blog ini sehingga saya membuat shortcutnya digadjet saya.Terima kasih.Saya akan sering belajar di sini.
BalasHapus