Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 April 2020

[Review] Semesta Tafsir, dari Freemason hingga novel-novel Umberto Eco

Sampul depan Semesta Tafsir
Judul                        : Semesta Tafsir: Interpretasi dan Overinterpretasi
Penulis                     : Umberto Eco, dkk
Penerjemah           : Marina Pakaya
Penerbit                  : IRCiSoD
Edisi                          : Cetakan pertama, November 2019
Format                     : Paperback, 216 halaman, 14 x 20 cm
ISBN                         : 978-623-7378-12-9
Editor                       : Zulkarnaen Ishak
Tata Sampul          : Alfin Rizal
Pracetak                  : Antini, Dwi, Wardi

Rabu, 11 Maret 2020

[Review] Novel Do Androids Dream Of Electric Sheep?

Sampul depan novel DO Androids Dream of Electric Sleep?
Judul                         : Do Androids Dream of Elecric Sheep?
Penulis                      : Philip K. Dick
Penerjemah              : Reni Indardini
Penerbit                    : Kepustakaan Populer Gramedia
Edisi                          : Cetakan pertama, Maret 2019
Format                      : Paperback, xi+281 halaman, 13,5 x 20 cm
ISBN                         : 978-602-481-128-0
Penyunting               : Anida Nurrahmani
Perancang Sampul  : Leopold Adi Surya
Penataletak              : Teguh Tri Erdyan

Selasa, 10 Maret 2020

[Review] “Empat Aku” karya Yudhi Herwibowo

Cover depan "Empat Aku". Foto oleh @RKAwan_47 

Judul      : Empat Aku: Sekumpulan Kisah
Penulis   : Yudhi Herwibowo
Penerbit : Marjin Kiri
Edisi       : Cetakan pertama, Mei 2019
Format   : Paperback, vi+165 halaman, 12 x 19 cm
ISBN      : 978-979-1260-87-9
Harga     : Rp 57.000,00 (diskon harga teman 10% menjadi Rp 52.000,00)

Saya pertama kali mengetahui Mas Yudhi Herwibowo –seorang penulis berbakat yang produktif, mempublikasikan karya terbarunya berupa kumpulan cerita Empat Aku dari facebook Mas Yudhi. Selang beberapa hari kemudian, dalam suatu percakapan via whatsapp, saya dan Mas Yudhi mengobrol tentang acara Soloborasi. Saya bilang pada Mas Yudhi saya bisa ke Solo untuk hadir di acara kepenulisan tersebut, sekalian menerima beberapa koleksi terbitan lama majalah Sastra Pawon dan membeli Empat Aku.

Kamis, 03 Oktober 2019

[Review] Occult Forces, Film NAZI bertema Propaganda Anti-Freemason


Freemasonry. NAZI. Dua hal yang telah diketahui orang banyak –tentu, dengan tiap orang memiliki tingkat wawasan yang berbeda akan dua hal itu. Tiap-tiap orang mempunyai pandangan, prasangka dan dugaan masing-masing akan dua hal itu. Dari logo Freemason, lambang Nazi, tokoh seperti Adolf Hitler, dan sebagainya. Dua hal yang telah diangkat ke berbagai novel dan film berbagai genre, misalnya novel The Prague Cemetery atau film Overlord.

Membaca (judul) tulisan ini, bisa jadi untuk pertama kalinya anda mendapat informasi: bahwa NAZI pernah membuat sebuah film propaganda tentang Freemason yang berjudul Occult Forces.

[Review] Filosofi Teras, Sebuah Filsafat Terapan Sehari-hari

Filosofi Teras

Judul                                     Filosofi Teras, Filsafat Yunani-Romawi Kuno Untuk Mental Tangguh Masa Kini
Penulis                                  Henry Manampiring (@newsplatter)
Ilustrator & Desain Cover     Levina Lesmana
Editor                                     Patricia Wulandari
Layout                                    Cindy Alif   
Penerbit                                 Penerbit Buku Kompas
ISBN13                                   9786024125189
Paperback, xxiv + 312 halaman
Cetakan kesembilan, Agustus 2019 (cetakan pertama November 2018)

Dari Judul sudah “Lebih Membumi”

Jumat, 12 Juli 2019

Film Pi (π) dan Angka 216


Pi, atau ditulis juga dengan abjad Yunani π, adalah film dengan visualisasi hitam-putih  kontras tinggi, yang merupakan film debut sutradara Darren Aronofsky pada tahun 1998. Film surealis bergenri thriller psikologis ini bercerita tentang Maximillian “Max” Cohen dan komputernya yang ia namai Euclid.
[**Baca juga entri lain di blog ini tentang Euclid: "Proposisi Euclid I.47: Segitiga Freemasonry" ; "Bapak Geometri Euklides(Euclid) yang Misterius & Euclid's Element" ; "Eksperimen Potong Kertas Proposisi Euklides I.47" ; "Pembuktian Matematika dan Q.E.D. (Quod Erat Demonstrandum)"**]

Kamis, 04 Juli 2019

[REVIEW] Puitika karya Aristoteles

Buku Puitika milik penulis
Judul                    : Puitika Seni Puisi; Dilengkapi Komentar Tiga Filsuf Muslim
Penulis                 : Aristoteles; Al-Farabi, Ibn Sina, Ibn Rusyd
Penerjemah         : Cep Subhan
Editor                   : Reza Nufa (@rezanufa)
Penerbit               : BASABASI (@basabasi_store)
ISBN                    : 978-602-391-368-8
Cetakan Perrtama, Januari 2017
Paperback, 172 halaman

Kamis, 13 Juni 2019

[Review] Belok Kiri, Belok Kanan, Menelusuri Raksasa Bermata Biru

Poster acara "Belok Kiri ke Turki"

[Di Balik Review]

Saya mengetahui adanya acara “Belok Kiri ke Turki” pertama kali dari halaman facebook Buletin Sastra Pawon. Tak berselang lama, saat melihat linimasa twitter Mas Bernando J Sujibto –salah satu pembicara acara tersebut terdapat juga status beliau yang menginformasikan acara “Belok Kiri ke Turki.” Tak butuh banyak pertimbangan, saya segera menyiapkan diri untuk mengikuti acara tersebut.

Sabtu, 11 November 2017

Taman Rusa UNDIP, Hayy bin Yaqdzon, dan Filsafat Illuminasonis

Di Universitas Diponegoro tempat saya berkuliah, ada sebuah tempat bernama Taman Rusa. Taman Rusa didirikan untuk sarana penelitian bagi sivitas akademisi dan sebagai salah satu upaya melindungi populasi rusa. Sesuai namanya, di tempat tersebut hidup beberapa rusa, rusa yang dipelihara adalah rusa Timor (Cervus Timorensis).
Beberapa foto Taman Rusa
   
     Dulu saat pertama kali saya mengetahui kabar tentang Taman Rusa, yang pertama terlintas di pikiran saya adalah “Hayy bin Yaqdzon: Manusia dalam Asuhan Rusa”. Mungkin anda yang baru pertama kali mendengarnya, sudah menebak itu merupakan sebuah judul buku. Bercerita tentang apakah buku tersebut?

Senin, 24 Juli 2017

[REVIEW] Ensiklopedi Matematika dan Kesadaran yang Terlambat

Judul          : Ensiklopedi Matematika
Penulis       : Abdul Halim Fathani
Penerbit     :  Ar-Ruzz Media
ISBN13      : 979-25-3378-x
Paperback, 540 halaman

Matematika, saya memiliki “hubungan” yang berubah-ubah terhadap hal yang satu ini. Pada tingkat SD hingga SMP awal, matematika bukanlah suatu hal (baca:pelajaran) yang tidak saya sukai. Saya boleh dibilang cukup “menerima” keberadaan matematika, tak sedikit saya mengutak-atik angka-angka untuk mendapat suatu penyelesaian. Tapi, utak-atik itu untuk soal dari mata pelajaran saja, di lain itu, saya tak pernah mencoba untuk bereksplorasi lebih lanjut. Hal tersebut lebih didasari karena: saya wajib menyelesaikan semua mata pelajaran  –salah satunya, tentu, matematika – dengan sebaik-baiknya, mendapat prestasi akademik yang memuaskan sehingga bisa menyenangkan orangtua.

Jumat, 26 Mei 2017

[REVIEW] Metafora Padma dan Tafsir Seorang Manusia

   
   
Judul          : Metafora Padma
Penerbit    :  Gramedia Pustaka Utama
ISBN13      : 9786020332970
Paperback, 168 halaman
   
     Saya cukup sering membeli kumpulan cerpen. Saya mempunyai beberapa buah kumpulan cerpen majalah Bobo, yang saya koleksi sejak SD hingga SMP. Tentu saja, cerpen-cerpen itu ditujukan untuk usia anak-remaja.

     Tapi berbeda kalau soal cerpen untuk young adult atau dewasa, misalnya Seribu Kunang-kunang di Manhattan-nya Umar Kayam atau kumpulan cerpen dari koran. Kebanyakan saya membacanya dari teman ataupun dari perpustakaan. Metafora Padma karya Bernard Batubara[selanjutnya akan saya sebut Mas Bara] ini adalah cerpen dengan tema untuk usia dewasa yang pertama kali saya beli.